Senin, 27 Juni 2016

Ketetapan Terindah

Sekeras-kerasnya hatiku , adalah menjadi lembut karenamu yang telah melafalkan namaku didalam setiap do’amu . terimakasih , karena telah meluangkan waktu berhargamu untuku
Kau mendakatiku dengan cara yang baik , dengan cara yang berbeda dengan yang lainnya, kau mengajarkan ku dengan anggun gagah nan berani
bukan terus selalu menggodaku disepanjang waktu
Melainkan dengan benar
kau mendakati dengan siapa yang telah  menciptakan kita
kau meminta dengan tutur kata yang setulusnya
itulah mengapa aku menjadi bangga . menjadi aku yang kamu pilih 

impianku adalah semoga kamu bisa mendapatkan impian mu
Dan semoga aku dalam impianmu itu
jika perhatian tak dapat kuberikan secara langsung
jika perasaan tak dapat kutunjukan  dengan setiap detiknya
ketahuilah , akan ada jalan satu untuku agar selalu bisa menunjukannya
dalam lima waktu tak lelah , kuikutsertakan selalu  namamu didalamnya


**     **

Ketetapan Terindah
seringkali aku bertanya pada diri sendiri , apakah kamu ditetapkan untuku atau tidak ? jika iya , kapan hari itu akan datang ? jika bukan , kapan jawaban tegas itu datang ? jika memang kamu adalah ketetapan yang tidak ditetapkan untuk menetap tetap untukku . namun , kamu tetap ketetapan terindah , dan aku akan selalu tetap begitu . pada tiap detik yang hinggap , dalam kebersamaan langit tamaram . aku memandang penuh keyakinan , bahwa kamu adalah pilihanku .
                                                **     **
Mungkin bagimu aku hanya seseorang yang tidak pandai dalam membuatmu nyaman. Tidak seperti dia yang selalu bisa di sampingmu dan selalu menatap tepat matamu. Namun ketauhilah, aku melakukan itu semua karena aku ingin menjaga pandanganku. Dan dalam malam aku berharap, semoga doa-doaku ini dapat menenangkan hatimu, dan jika dibolehkan, aku ingin memenangkan atas kamu."

**     **

Aku sisipkan dalam laci-laci hati ini, sikapku yang masih tandus sungguh memalukan hatiku. Aku hanya bisa menunggumu di sini dengan hanya berharap. Berharap yang mengharuskan suatu saat kamu harus datang ke sini, menemuiku. Tidak peduli kapan, yang penting kamu harus datang! Dan barulah sekarang aku sadar, cinta bukan sesuatu yang bisa dipaksakan. Menunggu bukanlah hanya sekedar menunggu tanpa ikhtiar yang jelas. Aku lupa, saat itu aku tidak berteman dengan do’a. aku pun tidak berteman dengan rasa sabar, terlebih ... dengan rasa ikhlas. Ikhlas untuk menerima setiap takdir dari-Nya."

**     **

Teruntuk kamu yang akan menjadi kekasih halalku. Duhai Rabb, jagalah selalu ia dengan penjagaan terbaik-Mu selama aku belum hak menjaganya. Teruntuk kamu yang nantinya akan membersamaiku dunia dan akhirat. Mari kita bersabar dalam semurni ketaatan kepada-Nya, meminta dipertemukan dalam ikatan halal yang diridhoi-Nya."
Mohon jaga selalu ketaanmu , sebab aku selalu berdoa
Meminta pasangan yang sholeh dari Rabbku

Semoga itu kamu , dan tetap kamu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar